Bisnis adalah sebuah pilihan untuk menjalani kehidupan. Sudahkah Anda mengetahui bedanya IN business dan ON business?! Jika belum, tahu maka sekaranglah waktu yang tepat untuk anda memulainya!

Mengutip konsep cashflow quadrant yang dipopulerkan oleh Robert T. Kiyosaki, se-pemahaman saya, bussiness (bisnis) adalah pilihan yang jauh lebih baik untuk kita lakukan dibandingkan dengan dengan menjadi employee (pekerja) atau self employee (dengan menjadi sales atau  small bussiness owner). Sejatinya, suatu bisnis adalah sebuah konsep bagaimana kita menghasilkan income dengan cara membuat sistem yang bekerja untuk pemiliknya). Konsep ini pada kenyataannya masih banyak mengalami distorsi makna, tidak sedikit orang yang menganggap dirinya berbisnis (sisi kanan) padahal ia masih berada di sisi kiri.

Banyak orang melakukan usaha untuk mendapatkan uang dan memaknai sukses  sebagai tujuan melakukan bisnis. Pada hakikatnya kesuksesan adalah sebuah rangkaian proses yang terus berjalan seiring dengan berlalunya waktu dan memiliki tahapan-tahapan yang membuat seseorang pelakunya memiliki kepuasan lebih dari sekedar ukuran materi.

Seseorang yang karena bisa membaca peluang usaha dan melakukan investasi  berupa saham di pasar modal,  obligasi, deposito, tabungan, investasi emas adalah seorang wirausaha dan belum tentu dapat disebut pebisnis. Bahkan usaha kecil dagang, bisnis online, ataupun menjalankan bisnis waralaba belum menjamin seseorang menjadi seorang pebisnis.

Pilar-pilar kesuksesan seseorang dalam berbisnis adalah :

  • Produk
    Produk merupakan sebuah pilar kesuksesan yang tidak bisa ditawar dalam mendukung sukses seseorang dalam berbisnis. Ada ribuan produk yang dapat kita jadikan sebagai leverage (alat ungkit) bisnis. Untuk itu diperlukan kemampuan untuk memilah dan memilih produk terbaik secara kualitas dan kuantitas menjadi pertimbangan kita. Sebagai contoh ilustrasi, satu pilihan yang dapat Anda jadikan alat untuk mewujudkan sukses bisnis adalah produk dari Prudential. Produk unit link yang dipelopori perusahaan ini adalah sebuah terobosan yang menggabungkan konsep proteksi (asuransi) dan tabungan (investasi). Itulah mengapa ada yang mengistilahkan pula produk ini dengan sebutan tabungan investasi.
  • Market
    Sebaik apapun produk yang kita jadikan alat akan memberikan hasil maksimal jika kita bisa menempatkan sesuai dengan segmentasi market pasar yang membutuhkannya. Market asuransi dan investasi di Indonesia adalah  pasar yang masih sangat terbuka. Menurut salah satu sumber statistik tahun 2010, terungkap bahwa pengguna produk asuransi dan investasi ini masih ada di kisaran 10%-an dibandingkan dengan jumlah populasi masyarakat Indonesia. Hal ini membuka peluang usaha besar bagi siapa saja yang memanfaatkannya.
  • Support System
    Keberhasilan produk tersampaikan ke market tak akan lepas dari dukungan support system. Produsen sebagai pemilik produk pastinya akan membuat marketing plan yang menarik untuk dijadikan sebagai cara mencari agen sebagai mitra yang menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen.  Kehebatan marketing plan produsen produk dapat memberikan kesan bahwa pilihan menjual produk sebanyak-banyaknya adalah cara terbaik untuk mendapatkan hasil income besar untuk bisa sukses. Namun jika kita bisa lebih jeli ‘melihat’ dari sudut pandang lain bahwa kita bisa mendapatkan hasil jauh lebih besar dengan menerapkan konsep network marketing. Tidak sedikit beredar pemahaman yang kurang tepat dalam memaknai konsep sales, network marketing dan multi level marketing.

Pilihan bisnis yang bisa kita jalankan ada begitu banyak. Bisnis seperti apa yang menjadi pertimbangan kita untuk dijalankan?! Salah satu pilihan terbaik yang patut Anda pertimbangkan adalah menjalankan bisnis yang didukung oleh support system. Tom Agency adalah pilihan tepat untuk Anda menjalankan bisnis.

Tom Agency melatih dan mendidik kita untuk dapat menjalankan bisnis yang memiliki support system. Melalui serangkaian program dan kegiatan yang teratur dan terencana Anda dibina dalam tim untuk menjalankan bisnis kita masing-masing. Menggunakan konsep personal franchise, Anda sebagai independent bussiness owner (IBO) — pemilik bisnis independen menjalankan bisnis yang bermitra menggandeng perusahaan prudential sebagai partner (mitra) yang memiliki produk unggul menjadi seorang sponsor yang membantu mitra-mitranya meraih sukses bersama.

Secara lebih jauh, kita akan mendapatkan pemahaman bahwa dibalik proses bisnis yang dijalani kita dibukakan visi bahwa sesungguhnya apa yang kita kerjakan adalah bagaimana cara kita membangun sebuah organisasi yang besar dan memberikan hasil besar tak terbatas!

 

 

Silakan Like, Share, dan Comment jika ingin berbagi info ini... semoga bermanfaat

 Posted on : April 6, 2010

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.