Categories : Buku : Ku | Kami | Kita Properti

 

Buku “Property Cash Machine : Langkah Cerdas Membangun Kekayaan Melalui Properti Tanpa Modal” merupakan salah satu buku berkategori best seller. Kalau dilihat dari identitas buku memang ada beberapa alasan kenapa disebut best seller. Paling tidak jika dilihat, buku yang saya miliki adalah cetakan ketiga (sept 2009) dan cetakan pertama mei 2009. Setidaknya, buku ini telah tiga kali dicetak ulang. By the way, tahukah Anda apa sebetulnya yang menjadi kriteria sebuah buku disebut “best seller”?

Sampai sekarang, sebetulnya saya tidak tahu persis apakah ada kriteria baku sebuah buku dikategorikan best seller.  Secara terjemahan singkat, buku best seller bisa berarti buku “Penjualan Terbaik”. Nah, lantas siapa yang berhak menentukan penjualan terbaik itu sebenarnya? Menurut beberapa tulisan berikut, barangkali bisa sedikit memberikan gambaran apa kategori best seller itu:

  • Menulis Buku Best Seller versi Andreas Harefa
    …Buku yang dikategorikan best seller adalah buku yang telah mengalami cetak ulang sedikitnya 3 kali dalam kurun waktu tiga bulan pertama masa peredarannya…
  • Blog tempointeraktif
    …Ada istilah yang beredar dikalangan penerbit, bahwa buku yang bisa menembus angka 3000 eksemplar penjualannya dikategorikan sebagai buku best seller…

Lepas dari kriteria yang ada, paling tidak saya menganggap bahwa kategori buku best seller di Indonesia memang masih subjektif berdasarkan kriteria masing-masing penerbit dan belum ada kesepakatan baku mengenai hal tersebut yang saya ketahui.

Eits, jadi keterusan bahas best seller nih…. Terus informasi apa yang bisa diperoleh dari buku ini? Setelah saya baca, buku ini memberikan penjelasan beberapa hal antara lain :

  • Bagaimana memiliki mindset sebagai seorang investor properti
  • Bagaimana langkah menjadi investor properti, bukan spekulan
  • Bagaimana menggunakan leverage untuk mempercepat dan mempermudah mewujudkan impian Anda
  • Bagaimana agar pengajuan kredit Anda 99% disetujui bank
  • Bagaimana membeli properi tanpa modal

Menurut saya sendiri dari hasil membaca dan membandingkan beberapa buku properti yang saya miliki, apa yang dipaparkan dalam buku karangan Joe Hartanto ini menambah pemahaman saya mengenai dunia properti. Jika dilihat dari kadar kesulitan, materi yang ditulis memiliki tingkat dibawah apa yang disampaikan oleh praktisi properti lainnya seperti Cipto Junaedy. Mengapa demikian? Kata kuncinya menurut saya adalah RESIKO. Coba saja lihat juga tulisan lain saya mengenai properti ini.

Silakan Like, Share, dan Comment jika ingin berbagi info ini... semoga bermanfaat

 Posted on : February 16, 2010

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.